Category: Water meter

Water meter adalah proses mengukur penggunaan air. Di banyak negara maju Water meter yang digunakan untuk mengukur volume air yang digunakan oleh bangunan komersial dan perumahan yang dilengkapi dengan air dengan sistem penyediaan air publik.

Water meter juga dapat digunakan pada sumber air, baik, atau seluruh sistem air untuk menentukan aliran melalui bagian tertentu dari sistem. Di sebagian besar dunia aliran ukuran meter air dalam meter kubik (m3) atau liter tetapi di Amerika Serikat dan beberapa meter air negara-negara lain yang dikalibrasi dalam kaki kubik (ft.3) atau galon AS pada daftar mekanik atau elektronik. Beberapa register meter elektronik dapat menampilkan tingkat-of-aliran di samping jumlah penggunaan.

Ada beberapa jenis air meter umum digunakan. Pilihan tergantung pada metode pengukuran aliran, jenis pengguna akhir, laju aliran yang dibutuhkan, dan persyaratan akurasi. Saat ini akurasi Water Meter di Indonesia menggunakan acuan SNI 2547:2008. Membagi meter air berdasarkan nilai R yang sebanding dengan nilai Q3/Q1 (dulu berarti Qn/Qmin, catatan : dulu Qt  berarti Q2), singkatnya water meter kelas B dulu sebanding dengan kelas R 50 sekarang, dan kelas C dulu sebanding dengan kelas R 100 atau R 160 atau R 250, dan seterusnya.

Semakin besar angka R nya maka semakin akurat  Meter Air tersebut, dan tentu saja semakin mahal harganya. Semakin besar nilai R nya, maka debit air yang bisa diukur semakin kecil (artinya semakin presisi). Pemilihan Water Meter juga bergantung kepada diameter berapa yang mau dipasang, karena diameter berbeda juga kapasitas yang bisa diukur.

Menurut SNI 2547:2008 meter Air adalah : alat untuk mengukur banyaknya aliran air secara terus menerus melalui sistem kerja peralatan yang dilengkapi dengan unit sensor, unit penghitung, dan unit indikator pengukur untuk menyatakan volume air yang lewat.

WhatsApp chat